Endriartono Sutarto

Jenderal TNI Endriartono Sutarto mencapai puncak karirnya di militer ketika Presiden Megawati Soekarnoputri mempercayakan pucuk pimpinan TNI ke pundaknya, sebagai Panglima TNI, pada 2002. Sejarah kemudian mencatatkan namanya sebagai Panglima TNI yang ke-12. Pria kelahiran Purworejo 29 April 1947 ini tercatat menyelesaian pendidikan Akabri Bagian Darat pada 1971 dari kecabangan Infanteri. Endriartono mengikuti berbagai macam…

Da’i Bachtiar

Jenderal Polisi Da’i Bachtiar mulai menanjak kariernya ketika ia menjabat Komandan Kepolisian Kota Besar (Dantabes) Makassar, sebelumnya masih bernama Ujungpandang, tahun 1994. Ketika itu, Kolonel Polisi Da’i berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menggegerkan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan itu. Bayangkan, pada kejadian itu, tujuh orang yang terbunuh. Jajaran Poltabes Makassar di bawah Da’i Bachtiar, berhasil…

Benjamin Mangkoedilaga

Nama Benjamin Mangkoedilaga meroket ketika sebagai hakim ia memenangkan gugatan perkara Majalah Tempo yang dibredel oleh pemerintahan Soeharto. Keputusan Benjamin itu dinilai sangat berani sekaligus memercikkan harapan baru bagi proses penegakan hukum yang bebas dari pengaruh kekuasaan. Sepanjang perjalanan karirnya, Benjamin selalu terikat dengan dunia dunia: sebagai akademisi yang mengajar di sejumlah perguruan tinggi; sekaligus…

Baron Ruhat Binti

Baron Ruhat Binti mengawali karir sebagai pengacara di kantor hukum Imam M Sanjaya & Associates, Jakarta pada 1992. Setelah sukses menangani sejumlah perkara, pria yang menguasai bahasa Inggris secara aktif ini memilih kembali ke banjarmasin dan mendirikan Binti & Partners. Anggotanya, Labih Marat Binti, Syaiful Bahri Maderan, dan Berdie Untung Jata. Nama Lengkap Baron Ruhat…

Gara-gara Minta Kopi Gratis, Polisi AS Diskors

Seorang polisi AS harus menyerahkan lencananya karena meminta kue dan kopi gratis dari enam Starbucks berbeda di Chicago. Opsir Barbara Nevers, seorang veteran yang telah bertugas selama 14 tahun, diskors dari tugasnya selama 15 bulan dan juga telah diperintahkan untuk menjalani penyuluhan. Dewan Polisi memutuskan pada Mei bahwa Nevers (55) mengintimidasi pegawai Starbucks dengan berteriak…

Walah! Barang Sitaan Narkoba Hilang dari Kantor Polisi

Hasil tangkapan narkoba senilai 1 juta ringgit telah menghilang dari kantor polisi Malaysia. Insiden ini bisa mengganggu penyelidikan polisi atas sindikat narkoba internasional. Sebanyak 5 kilogram amphetamines atau sabu-sabu yang hilang tersebut tadinya disimpan di markas besar kepolisian di negara bagian Johor. Barang sitaan itu berasal dari operasi antinarkoba terbesar yang dilakukan polisi tahun 2007…

BH Anti Peluru untuk Polwan Jerman

Aparat polisi wanita (polwan) Jerman kini akan dilengkapi dengan alat keamanan terbaru untuk keselamatan mereka. Rompi anti peluru? Itu sih sudah biasa. Mereka kini akan diwajibkan mengenakan bra anti peluru saat bertugas! Ini dilakukan agar para polwan lebih mendapatkan perlindungan. BH anti peluru itu dikembangkan setelah didapati kalau bra biasa bisa menimbulkan cedera saat polwan…

Pengunjuk Rasa Thailand Tuding Polisi Bias Terhadap Thaksin

Lebih 2.000 pengunjuk rasa anti-pemerintah pada Senin (7/7) merintangi salah satu jalan tersibuk di Bangkok, menuding polisi bias terhadap mantan perdana menteri Thailand yang digulingkan Thaksin Shinawatra. Para pengunjuk rasa dari Aliansi Rakyat bagi Demokrasi (PAD) berpawai ke markas besar kepolisian di distrik bisnis tersibuk Bangkok. Mereka telah berunjuk rasa selama hampir tujuh pekan menuntut…

Kepala Polisi Dipecat Setelah Kematian Gadis Cina

Pemerintah, Jumat (4/7), memecat beberapa pejabat Partai Komunis setempat dan seorang kepala polisi dalam penyelidikan kematian seorang siswi sekolah yang menyulut kerusuhan besar di China barat-daya, demikian laporan media resmi. Wang Qin, pejabat tinggi Partai Komunis di kabupaten Weng`an, provinsi Guizhou, tempat kerusuhan terjadi pada Sabtu, dan Wang Haiping, Kepala pemerintah kabupaten, dipecat, demikian laporan…

Lagi, Polisi Malaysia Tembak Mati 3 WNI Diduga Merampok

Polisi Malaysia kembali menembak mati tiga WNI di kawasan Batu Pahat, Johor Bahru, diduga telah melakukan perampokan pada Rabu pagi, dan satu orang perampok berhasil menyelamatkan diri dan kini sedang menjadi buronan. Wakil kepala polisi Johor bahru Tun Hisan Tun Hamzah menceritakan kronologis kejadian, polisi ketika melakukan ronda melihat empat laki-laki mencurigakan keluar dari perkebunan…